Celtic dipastikan tampil di ajang Liga Europa untuk musim kedua secara beruntun setelah mengalami kekalahan telak 1-5 dari LASK di Linz. Hasil pahit tersebut membuat klub asal Skotlandia itu harus tersingkir dari kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa.
Undian untuk fase grup Liga Europa dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 12.00 BST di Monaco. Berdasarkan posisi koefisien, Celtic diprediksi akan menempati Pot 2 dalam undian pembagian grup tersebut.
Dalam format kompetisi baru Liga Europa, setiap klub akan menghadapi dua tim dari masing-masing pot untuk menentukan total delapan pertandingan sepanjang fase grup. Pot 1 dihuni oleh sejumlah klub raksasa Eropa seperti AC Milan, Bayer Leverkusen, dan Benfica.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, potensi lawan dari Pot 3 dan Pot 4 menyertakan klub-klub dari Liga Inggris seperti Sunderland, Crystal Palace, dan Bournemouth. Manajemen klub berharap skuad asuhan pelatih mampu bangkit dan menampilkan performa kompetitif dalam ajang kasta kedua benua biru ini.
Potensi Lawan Berat Menanti Celtic di Fase Grup
Potensi lawan tangguh langsung menanti Celtic dari berbagai pot dalam undian babak utama Liga Europa musim ini. Klub-klub besar Benua Eropa dipastikan mengisi daftar undian setelah merampungkan babak play-off kualifikasi.
Pot 1 dihuni oleh tim-tim elit seperti AC Milan, Bayer Leverkusen, Benfica, Fenerbahce, Marseille, dan Olympiacos. Kehadiran klub-klub tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi ambisi Celtic untuk melangkah jauh di kompetisi ini.
Di sisi lain, Pot 2 kemungkinan besar diisi oleh klub seperti Union Saint-Gilloise, Sparta Prague, dan Dinamo Zagreb. Keberadaan tim-tim kuat dari berbagai liga domestik Eropa menjamin persaingan ketat dalam perburuan tiket fase knock-out.
Selain itu, kehadiran sejumlah klub kaya asal Liga Inggris di Pot 3 turut menambah tingkat kesulitan persaingan di fase grup. Dukungan suporter diharapkan mampu menjadi motivasi bagi Celtic dalam mengarungi sisa musim di kompetisi Eropa.