Kota Malang adalah sebuah wilayah perkotaan yang terletak di Provinsi Jawa Timur dengan luas wilayah mencapai 145,28 km persegi. Wilayah ini didirikan pada masa Pemerintahan Belanda tepatnya tanggal 1 April 1914 dengan E.K Broeveldt sebagai wali kota pertama dalam sejarah administratifnya.
Berdasarkan data kependudukan tahun 2017, jumlah penduduk Kota Malang tercatat mencapai 895.387 jiwa dengan tingkat kepadatan mencapai 6.200 jiwa per kilometer persegi. Mayoritas penduduk di wilayah ini berasal dari suku Jawa yang dikenal memiliki karakter tegas dan egaliter.
Wilayah ini juga dikenal luas sebagai salah satu pusat pendidikan terkemuka di Indonesia karena memiliki berbagai perguruan tinggi unggulan. Beberapa institusi pendidikan tinggi ternama di kota ini meliputi Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain sektor pendidikan, kawasan ini menjadi destinasi pariwisata populer berkat kondisi alam yang dikelilingi pegunungan serta udara sejuk khas dataran tinggi. Kota ini juga mempunyai tradisi budaya yang kuat dan dikenal lewat ragam peninggalan bersejarah sejak era kerajaan hingga masa kolonial.
Asal Usul Nama dan Sejarah Kota Malang
Asal-usul penamaan wilayah ini bersumber dari prasasti kuno abad ke-12 Masehi serta sejumlah hipotesis sejarah mengenai bangunan suci dan masa penaklukan Mataram. Catatan prasasti menunjukkan bahwa penggunaan nama tersebut telah berlangsung sejak ratusan tahun silam di sebelah timur Gunung Kawi.
Perkembangan wilayah ini terus berlanjut dari masa Kerajaan Kanjuruhan dan Singhasari hingga masa kolonial Hindia Belanda yang meninggalkan banyak bangunan arsitektur kuno. Status administratifnya mengalami beberapa kali perubahan hingga resmi menjadi Pemerintah Kota Malang pada 1 Januari 2001.
Masyarakat setempat memiliki keunikan tersendiri dalam berkomunikasi melalui penggunaan bahasa gaul lokal bernama Boso Walikan. Ragam bahasa dengan cara pengucapan kata secara terbalik tersebut telah menjadi bagian dari identitas pergaulan sehari-hari di kalangan warga.
Perekonomian di wilayah metropolitan Malang Raya ini tumbuh dengan pesat dan menjadi salah satu motor penggerak utama di Provinsi Jawa Timur. Sektor perdagangan, jasa, industri, hingga pariwisata berkontribusi besar terhadap kemajuan ekonomi masyarakat setempat.