Sebagaimana diwartakan dalam laporan media, kemeriahan tampak menyelimuti wilayah Kampung Patangpuluhan, Kelurahan Patangpuluhan, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Berdasarkan laporan dari KRjogja.com, warga setempat tumpah ruah menggelar Festival Merti Kampung Patangpuluhan yang menjadi bagian dari rangkaian perhelatan Grebeg Kamardikan #7.
Kegiatan budaya yang sarat akan makna kebersamaan ini dimeriahkan oleh Kirab Budaya pada sore hari. Barisan kirab melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari Lurah Patangpuluhan, pengurus kampung, jajaran ketua RW dan RT, hingga mahasiswa KKN Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Mengutip laporan tersebut, Bregada Rangsang Manggala tampil memukau sebagai cucuk lampah yang membuka jalannya kirab dengan nuansa keprajuritan khas Yogyakarta.
Acara yang meriah ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari unsur legislatif, pemerintahan, TNI, hingga Polri. Kehadiran para pemangku kebijakan seperti perwakilan Komisi D DPRD DIY, Ketua DPRD Kota Yogyakarta, hingga Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi lokal di tengah masyarakat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLurah Patangpuluhan Dinda Kardina, S.IP. memberikan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang bergotong royong menyukseskan acara. "Semoga kegiatan budaya seperti ini terus lestari dan semakin mempererat kebersamaan warga," ujarnya sebagaimana dikutip dari KRjogja.com.
Puncak rangkaian acara ditutup pada malam harinya dengan pementasan seni tradisional yang digemari masyarakat. Pagelaran Wayang Kulit oleh Ki Rendy Ratnanto yang membawakan lakon Wahyu Makutharama sukses menjadi ruang hiburan sekaligus sarana efektif dalam melestarikan seni budaya Jawa bagi generasi penerus di Kota Yogyakarta.