Tesla mempertahankan dominasinya di pasar kendaraan listrik Amerika Serikat dengan mencatatkan pangsa pasar sebesar 50,5 persen pada kuartal II 2026 berdasarkan data laporan Cox Automotive.
Meskipun angka tersebut sedikit mengalami penurunan dibandingkan kuartal pertama yang mencetak 54,2 persen, produsen mobil listrik ini tetap berhasil menjaga mayoritas industri sejak direbut kembali pada akhir tahun lalu.
Namun di balik pencapaian tersebut, penjualan total unit Tesla pada kuartal kedua tahun ini turun 13 persen menjadi 124.800 unit jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu yang mencapai 143.535 unit.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePenurunan penjualan unit kendaraan listrik di dalam negeri ini sebenarnya terjadi di tengah lesunya pasar domestik secara keseluruhan, di mana total penjualan kendaraan listrik di Amerika Serikat merosot hingga 20 persen.
Tantangan Penurunan Pangsa Pasar di Eropa dan China
Pasar Amerika Serikat bukan satu-satunya medan pertempuran bagi Tesla, mengingat pengiriman total global perusahaan justru mencatatkan lonjakan 25 persen year-over-year menjadi 480.126 unit pada kuartal kedua.
Kendati pengiriman global meningkat, Tesla justru harus merelakan penurunan pangsa pasar di dua wilayah penting lainnya yaitu Eropa dan China akibat gempuran ketat dari para kompetitor.
Di pasar China dan Eropa, produsen otomotif asal China seperti BYD bersama Geely dan Changan, serta raksasa otomotif Jerman Volkswagen, secara agresif merebut pangsa pasar kendaraan listrik.
Di sisi lain, lini bisnis Tesla di masa depan diprediksi tidak hanya bergantung pada kendaraan bermotor karena perusahaan terus mengembangkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan yang dipimpin oleh Elon Musk.