Sebagaimana diwartakan oleh laporan media Quotidiano Net, lonjakan harga bahan bakar dan komoditas energi dalam beberapa pekan terakhir memicu perdebatan sengit di tengah masyarakat serta kalangan pejabat pemerintahan Italia.
Berdasarkan wawancara eksklusif bersama Davide Tabarelli selaku presiden sekaligus pendiri lembaga riset independen Nomisma Energia, krisis energi yang sedang berlangsung ini menuntut langkah penanganan yang bersifat struktural alih-alih kebijakan populer yang bersifat sementara.
Mengutip pernyataan Tabarelli, wacana dari sejumlah pihak untuk mengenakan pajak tambahan atau extraprofitti kepada perusahaan energi dinilai sebagai sebuah langkah yang keliru dan hanya menjadi bentuk pengalihan perhatian publik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan perpajakan serupa di masa lalu terbukti memicu polemik hukum yang rumit, sementara beban finansial di sektor migas nasional sejauh ini sudah dikenakan instrumen pajak tambahan yang berlaku sejak awal tahun lalu.
Di sisi lain, para konsumen diimbau untuk mulai mengoptimalkan efisiensi konsumsi energi mengingat dinamika geopolitik global saat ini masih berpotensi mendorong kenaikan harga minyak mentah serta bahan bakar secara signifikan ke depannya.