Menabung untuk masa tua memang menjadi fondasi utama dalam perencanaan finansial setiap orang. Sebagian besar masyarakat biasanya sudah memiliki gambaran kasar mengenai biaya hidup harian yang perlu disiapkan setelah tidak lagi bekerja secara aktif atau ketika memasuki masa pensiun.
Namun, kenyataan di lapangan sering kali tak seindah skenario di atas kertas. Berdasarkan laporan media, ada beragam pengeluaran tersembunyi yang merayap perlahan dan berpotensi menguras tabungan pensiun jika tidak diantisipasi sejak dini dengan cermat.
Biaya perawatan kesehatan mandiri menjadi hal pertama yang kerap luput dari perhitungan. Setelah pensiun, seseorang tetap harus menanggung selisih biaya pengobatan, iuran asuransi, hingga layanan penunjang kesehatan seperti gigi, mata, dan pendengaran dari kantong pribadi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBeban pajak yang tetap berjalan juga menjadi pos pengeluaran yang sering diabaikan. Sebagaimana diwartakan berbagai sumber, penarikan dana dari rekening pensiun serta hasil investasi tetap dikategorikan sebagai penghasilan kena pajak.
Selain itu, kenaikan iuran asuransi yang melonjak melampaui tingkat inflasi umum serta lonjakan inflasi jangka panjang turut mengancam daya beli para pensiunan. Mengutip laporan media, biaya kebutuhan hidup dapat melonjak signifikan dalam kurun waktu masa pensiun yang panjang jika tidak dipersiapkan secara matang.