Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Tren GRWM Hari Pertama Sekolah...
BERITA

Tren GRWM Hari Pertama Sekolah Remaja di TikTok Jadi Sorotan

By Septy Nusaira Gehntari 2 min read 24 Agustus 2026
Tren video GRWM hari pertama sekolah di TikTok ungkap gaya hidup remaja masa kini

Tren video GRWM hari pertama sekolah di TikTok ungkap gaya hidup remaja masa kini

Video get-ready-with-me atau GRWM hari pertama sekolah yang dibagikan oleh para remaja usia 14 hingga 18 tahun di TikTok mendadak viral dan menjadi sorotan luas di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan analisis dari 50 video yang ditonton, ritual pagi para pelajar ini umumnya dimulai pukul 04.30 pagi dengan mengonsumsi minuman berenergi seperti Alani Nu serta menggunakan produk perawatan kulit populer.

Kreator konten remaja asal Amerika Serikat, Mia Oglesby, yang memiliki 2 juta pengikut di TikTok, menyebut bahwa momen hari pertama sekolah merupakan agenda terbesar bagi para kreator.

"The first day of school is our Super Bowl," ujar Mia Oglesby menggambarkan antusiasme luar biasa dari para penonton terhadap konten persiapan sekolah tersebut.

Ajang Cerita Kecemasan hingga Bangun Komunitas

Di balik tren produk kecantikan dan riasan wajah yang ditampilkan, video GRWM tersebut juga menjadi wadah bagi para remaja untuk menceritakan berbagai kecemasan mereka.

Mulai dari ketakutan tidak sekelas dengan teman, kekhawatiran menghadapi mata pelajaran sulit, hingga kisah pribadi dibagikan secara terbuka di hadapan jutaan penonton.

Ysabella Gonzalez, seorang siswi kelas 12 berusia 17 tahun asal Florida, mengungkapkan bahwa proses pembuatan konten ini membuat rutinitas pagi terasa lebih interaktif dan bermakna.

Kolom komentar pada video-video tersebut kini telah bertransformasi menjadi komunitas daring tempat para pelajar dari berbagai wilayah saling berbagi dukungan dan pengalaman baru.

Topics
grwm hari pertama sekolah tiktok remaja tren kecantikan mia oglesby kultur gen z media sosial
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.