Sebagaimana diwartakan oleh media BFMTV, mantan Presiden Prancis François Hollande dengan tegas menolak undangan dari Olivier Faure untuk ambil bagian dalam pemilihan pendahuluan Partai Sosialis (PS).
Dalam kunjungannya ke universitas musim panas Partai Sosialis di Blois, François Hollande mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyukai mekanisme pemilihan tersebut meskipun ia pernah memenangkannya pada tahun 2011.
"Prosedur itu sendiri justru menimbulkan lebih banyak perpecahan daripada menawarkan penyatuan," ujar François Hollande seperti dikutip dari laporan media setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePolitisi senior tersebut juga menilai bahwa jadwal pelaksanaan pemilihan pendahuluan kali ini dinilai terlalu dini dan prosesnya berjalan terlalu cepat sehingga dikhawatirkan minim partisipasi publik.
Selain itu, sebagai mantan kepala negara, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menjangkau kelompok yang lebih luas demi mewujudkan persatuan nasional melampaui batas-batas kepartaian.
Meskipun menolak untuk terlibat dalam proses pemilihan internal tersebut, François Hollande tetap menyatakan rasa hormat kepada seluruh kader yang memutuskan untuk berpartisipasi.
Hingga saat ini, sang mantan presiden belum secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kandidat untuk pemilihan presiden 2027 mendatang.
Dalam wawancaranya dengan Le Point, ia mengisyaratkan bahwa pencalonannya baru akan dipertimbangkan apabila situasi politik akhir tahun ini menuntut adanya persatuan di bawah kepemimpinannya.