Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Nadia Bulan Sofya, Aktris...
BERITA

Profil Nadia Bulan Sofya, Aktris Film dan Pemeran Indonesia

By Septy Nusaira Gehntari 3 min read 26 Agustus 2026
Potret Nadia Bulan Sofya, aktris film Indonesia.

Potret Nadia Bulan Sofya, aktris film Indonesia.

Nadia Bulan Sofya, yang juga dikenal dengan nama Bulan Sofya, adalah seorang aktris berkebangsaan Indonesia yang lahir di Lhokseumawe, Aceh, pada tanggal 27 Maret 2007. Beliau aktif di industri seni peran Indonesia sebagai pemeran dan aktris film dengan rekam jejak yang dimulai sejak usia anak-anak. Kehadirannya di dunia hiburan nasional memberikan warna tersendiri melalui berbagai karakter yang diperankannya di layar lebar maupun televisi.

Peran dan kontribusi penting beliau di industri perfilman terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai produksi film komersial berskala nasional, mulai dari drama keluarga hingga film horor. Melalui penampilan yang konsisten, beliau mampu menunjukkan kemampuan akting yang berkembang dari masa kanak-kanak hingga dewasa.

Latar belakang perjalanan karier beliau mencakup transisi yang sukses dari seorang aktris cilik dan pemeran pendukung menjadi pemeran utama dalam proyek film komersial berskala besar. Hal ini menempatkan beliau sebagai salah satu figur muda berbakat yang diperhitungkan di kancah perfilman Indonesia.

Artikel profil ini akan membahas secara mendalam mengenai latar belakang, awal mula perjalanan karier di dunia seni peran, serta berbagai pencapaian karya film dan sinetron utama yang dibintangi oleh Nadia Bulan Sofya sepanjang perjalanannya di industri hiburan.

Latar Belakang dan Awal Karier

Nadia Bulan Sofya lahir di Lhokseumawe, Aceh, pada tanggal 27 Maret 2007. Beliau tumbuh di lingkungan yang mendukung minatnya di bidang seni peran, yang kemudian mengantarkannya untuk terjun ke industri hiburan tanah air sejak usia muda.

Pendidikan formal dan pengalaman awalnya di dunia seni peran berjalan beriringan seiring dengan dimulainya debut akting beliau melalui film pendek berjudul Dilema Delima pada tahun 2016. Langkah awal ini menjadi fondasi penting dalam membentuk pemahaman profesionalnya terhadap industri film.

Pengalaman awal tersebut membukakan jalan bagi beliau untuk terlibat dalam produksi film layar lebar berskala nasional bertajuk Surat Kecil untuk Tuhan yang dirilis pada tahun 2017. Peran sebagai Mirna dalam film tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang memperkenalkan namanya kepada publik luas.

Transisi dari tahap awal karier sebagai aktris cilik menuju peran-peran yang lebih dewasa terjadi secara bertahap melalui partisipasinya dalam berbagai FTV, serial web, dan sinetron televisi nasional.

Karier dan Pencapaian

Perjalanan karier Nadia Bulan Sofya di industri perfilman mencakup sejumlah judul film layar lebar yang dibintanginya secara kronologis. Pada tahun 2018, beliau memperluas portofolio film dengan membintangi Revan & Reina sebagai Reina kecil serta tampil dalam serial web Halusinada.

Titik balik penting dalam kariernya terjadi ketika beliau berhasil melakukan transformasi dari aktris cilik menjadi pemeran utama berkarakter kompleks, salah satunya melalui penampilannya sebagai tokoh Alana dalam film horor Pulung Gantung: Pati Ngendat pada tahun 2025.

Selain membintangi film layar lebar berprofil tinggi, beliau juga memperkuat eksistensinya di televisi dengan membintangi sinetron Benci Jadi Bucin sebagai Sydney Nastiti pada tahun 2025, yang semakin memperluas jangkauan popularitasnya di industri hiburan.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa Nadia Bulan Sofya telah membuktikan kapasitas aktingnya dalam memegang kendali naratif utama di berbagai produksi film dan televisi, menjadikannya salah satu aktris muda berbakat yang konsisten berkarya di Indonesia.

Topics
nadia bulan sofya aktris indonesia profil tokoh film indonesia biografi
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.