Sebagaimana diwartakan oleh Brasil de Fato, puluhan aktivis muda dari berbagai organisasi rakyat di Amerika Latin baru saja merampungkan misi solidaritas mereka di Venezuela. Melalui Brigada Internacionalista de Juventudes Fidel Castro yang diorganisasi oleh Alba Movimentos, sebanyak 30 militan dari sembilan negara, termasuk delegasi dari Movimento dos Trabalhadores Rurais Sem Terra (MST) Brasil, menghabiskan waktu selama 11 hari di Caracas untuk memperkuat jejaring perjuangan.
Dalam deklarasi penutup yang dirilis dalam bentuk surat terbuka, para pemuda tersebut menyoroti tantangan geopolitik kawasan serta menyerukan perlawanan kolektif terhadap imperialisme. "Sering kali kita dihadapkan pada tantangan sejarah yang besar, namun perjuangan ini menegaskan satu horizonte yang mungkin, yaitu sosialisme," tulis para pemuda dalam manifesto tersebut sebagaimana dikutip dari laporan media.
Para aktivis juga menyoroti kebangkitan rezim sayap kanan di sejumlah negara kawasan serta mengecam keras intervensi asing dan blokade ekonomi yang menimpa negara-negara berdaulat. Mereka secara khusus menyoroti agresi militer yang terjadi di Venezuela serta pengetatan sanksi ekonomi terhadap Kuba yang dinilai bertujuan melemahkan fondasi kerakyatan secara sistematis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelama berada di Caracas, para delegasi muda ini menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga lokal, mempelajari sistem ekonomi komunal, serta mendalami sejarah revolusi di Venezuela. Mereka menegaskan komitmen untuk terus menyebarkan informasi yang objektif guna melawan narasi media arus utama sekaligus mempererat solidaritas dengan gerakan sosial internasional.