Sebagaimana diberitakan oleh media massa, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 20.878 lulusan perguruan tinggi di wilayah Tangerang Raya hingga saat ini masih belum mendapatkan pekerjaan. Angka fantastis tersebut merupakan akumulasi dari data ketenagakerjaan terbaru yang mencakup wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Berdasarkan data yang dirilis, Kota Tangerang tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengangguran berlatar belakang pendidikan tinggi paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya di kawasan tersebut. Kepala BPS Kota Tangerang, Muladi Widastomo, menjelaskan bahwa dari total 179.900 angkatan kerja berpendidikan sarjana, terdapat 12.675 orang yang masih belum bekerja, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka mencapai 7,05 persen.
Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di wilayah tetangga. BPS Kota Tangerang Selatan mencatat sebanyak 4.636 orang lulusan perguruan tinggi masih belum terserap oleh pasar kerja dari total 61.757 angkatan kerja berpendidikan tinggi, dengan persentase Tingkat Pengangguran Terbuka menyentuh angka 7,51 persen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeStatistisi Ahli Madya BPS Kota Tangerang Selatan, Heri Purnomo, menjelaskan bahwa pendataan tersebut menggunakan indikator ketenagakerjaan standar. "Dari 61.757 angkatan kerja dengan tingkat pendidikan sarjana di Kota Tangsel, ada 4.636 pengangguran dengan tingkat pendidikan Perguruan Tinggi," ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan media, yang mengkategorikan seseorang sebagai pengangguran apabila tidak memiliki pekerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan.