Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Fakta Menarik Kebon Rojo, Saksi Bisu...
BERITA

Fakta Menarik Kebon Rojo, Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Pekalongan

By Septy Nusaira Gehntari 1 min read 29 Agustus 2026
Kebon Rojo Pekalongan menjadi saksi bisu perjuangan rakyat merebut kemerdekaan

Kebon Rojo Pekalongan menjadi saksi bisu perjuangan rakyat merebut kemerdekaan

Kawasan Kebon Rojo di Kota Pekalongan menyimpan catatan sejarah yang mendalam sebagai saksi bisu perjuangan para pahlawan dalam merebut kembali kekuasaan pemerintahan dari tangan pendudukan Jepang.

Mengutip laporan media Suara Merdeka, peristiwa bersejarah yang dikenal sebagai Peristiwa 3 Oktober 1945 tersebut menandai momen penting ketika Pekalongan dinyatakan bebas dari pendudukan Jepang.

Sebagaimana diwartakan, untuk mengenang pertempuran heroik tersebut, sebuah tugu berbentuk tiga batang bambu kini berdiri kokoh di halaman Masjid Asy Syuhada yang terletak di Jalan Pemuda, Pekalongan Barat.

Berdasarkan penjelasan pemerhati sejarah setempat M Dirhamsyah, lokasi tersebut pada awal tahun 1900-an merupakan sebuah taman kota yang bernama Wilhelmina Park untuk menghormati Ratu Wilhelmina dari Belanda.

"Bagi warga Pekalongan atau orang Jawa pada umumnya, Wilhelmina adalah sosok raja, walaupun dia seorang ratu," ujar Dirham menjelaskan asal-usul penyebutan nama kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Dirham mengungkapkan bahwa masyarakat lokal pada masa lampau lebih akrab menyebut taman kota itu dengan sebutan Kebon Rojo karena diasosiasikan sebagai taman milik raja.

Di dekat taman tersebut dahulunya berdiri Java Hotel yang pada era pendudukan militer Jepang dialihfungsikan secara strategis sebagai markas kenpetai atau kepolisian militer Jepang.

Topics
pekalongan sejarah indonesia kebon rojo jepang kemerdekaan jawa tengah
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.