Berdasarkan laporan media, kasus ratusan orang hilang hingga penemuan jasad di Pulau Jeju tengah menyita perhatian publik internasional, termasuk para wisatawan asal Indonesia. Kekhawatiran ini semakin meningkat setelah pihak kepolisian sempat menutup beberapa laporan kasus orang hilang tanpa memastikan kondisi korban secara tuntas.
Meskipun insiden tersebut sempat mencoreng citra Pulau Jeju sebagai destinasi wisata unggulan Korea Selatan, liburan tetap dapat dilakukan dengan aman asalkan persiapan matang telah dilakukan. Mengutip panduan perjalanan, berikut adalah daftar tips aman yang wajib diperhatikan sebelum menjelajahi keindahan Pulau Jeju.
Pertama, penting untuk membuat rencana perjalanan atau itinerary yang mendetail serta membagikan salinannya kepada keluarga atau teman dekat di tanah air. Langkah ini mencakup pencatatan rute harian, alamat penginapan, serta pemanfaatan fitur berbagi lokasi secara langsung agar posisi terakhir wisatawan dapat terus terpantau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKedua, wisatawan sangat dianjurkan untuk menghindari kegiatan bepergian seorang diri atau solo traveling ke area alam terbuka yang terisolasi. Apabila harus bepergian sendiri, bergabung dengan grup tur lokal yang dipandu oleh pemandu profesional menjadi pilihan yang jauh lebih aman.
Ketiga, unduh aplikasi peta lokal yang andal seperti Naver Map atau KakaoMap karena peta global sering kali tidak berfungsi optimal di Korea Selatan. Wisatawan juga disarankan mengunduh aplikasi darurat resmi guna memantau peringatan cuaca ekstrem secara real-time.
Keempat, pahami dengan baik sistem transportasi umum maupun aturan berkendara lokal agar tidak terjebak di area sepi saat malam hari. Terakhir, selalu simpan nomor kontak darurat lokal serta nomor hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan.