Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Alasan Dolly Parton Tutupi Penyakit...
BERITA

Alasan Dolly Parton Tutupi Penyakit Kanker Sebelum Tutup Usia

By Nusman Rawayandi Hagimutar 2 min read 28 Agustus 2026
Alasan Dolly Parton rahasiakan diagnosis kanker sebelum meninggal dunia

Alasan Dolly Parton rahasiakan diagnosis kanker sebelum meninggal dunia

Dolly Parton memilih untuk menyembunyikan diagnosis kanker dari publik sebelum meninggal dunia pada usia 80 tahun di Vanderbilt-Ingram Cancer Center pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Kabar duka mengenai kepergian sang musisi legendaris akibat berjuang melawan kanker tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga yang dikonfirmasi pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Keputusan pelantun lagu legendaris tersebut memicu pertanyaan publik mengenai alasan mengapa sejumlah pasien lebih memilih merahasiakan diagnosis penyakit serius dari khalayak umum.

Chief Clinical Officer di City of Hope Cancer Center Atlanta, Dr Kristin Higgins, menyatakan bahwa merahasiakan penyakit pada tahap awal merupakan respons alami seseorang yang merasa kewalahan.

Pakar Ungkap Alasan Pasien Rahasiakan Penyakit

Dr Kristin Higgins menjelaskan bahwa pasien sering kali ingin mempertahankan identitas diri sebagai individu yang sehat dan bugar tanpa terbebani oleh diagnosis penyakit ganas.

Proses adaptasi psikologis dibutuhkan oleh pasien untuk menerima kondisi tubuh mereka sebelum perlahan-lahan membagikan informasi tersebut kepada keluarga dan kerabat terdekat.

Selain itu, faktor stigma sosial terkait jenis penyakit tertentu, seperti kanker yang berkaitan dengan tembakau, kerap membuat pasien merasa malu atau bersalah atas kondisi yang dialami.

Di sisi lain, 70 persen pasien yang didiagnosis menderita kanker diprediksi mampu bertahan hidup selama lima tahun atau lebih berdasarkan data statistik medis terkini.

Topics
dolly parton kanker kesehatan city of hope dr kristin higgins diagnosis kanker kematian musik
Koresponden Internasional

Nusman Rawayandi Hagimutar adalah koresponden yang meliput isu-isu internasional dan geopolitik. Dengan pengalaman meliput berbagai peristiwa global, ia menyajikan berita dunia dengan perspektif yang mendalam dan relevan bagi pembaca Indonesia.